Modal Usaha Arang Batok Kelapa

2 min read

modal usaha arang batok kelapa

Salah satu ide pemanfaatan limbah yang dapat dijadikan produk dengan nilai ekonomi tinggi yaitu arang batok kelapa. Permintaan dari buah kelapa yang terus meningkat setiap hari menjadikan banyaknya batok kelapa yang harus terbuang. Ya, dulu memang kebanyakan limbah tersebut dibuang tanpa menghasilkan pemasukan tambahan. Namun kini, banyak pengusaha arang yang terbuat dari batok kelapa yang membelinya.

Pembuatan arang tidak terlalu sulit, proses yang diperlukan hanya pembakaran dengan teknik yang tepat supaya menghasilkan arang sempurna. Siapa pun bisa melakukannya, asalkan punya keinginan dan sedikit lahan untuk proses tersebut, termasuk anda. Proses mudah, bahan baku murah dan mudah ditemukan, serta keuntungannya menggiurkan, membuat usaha arang tempurung kelapa layak diperhitungkan.

Peluang Usaha Arang Batok Kelapa

Berencana ingin membuka peluang usaha arang batok kelapa? Anda harus mempersiapkan beberapa hal dulu agar persentase keuntungan semakin terbuka lebar.

Proses Produksi

Tahukah anda bahwa untuk menghasilkan arang dengan kualitas tinggi, sangat tergantung dari proses pembuatannya? Pengaturan suhu yang tepat dan lamanya pembakaran tempurung kelapa sangat menentukan kualitas. Seperti yang diketahui, arang dari batok kelapa tergolong awet untuk dijadikan bahan pembakaran alternatif. Jika pembuatannya tidak sempurna, yang ada justru arang tersebut cepat habis, seperti hal nya arang kayu.

Distribusi

Setelah membuat, tugas selanjutnya yang harus dilakukan yaitu memasarkan produk yang diolah. Silahkan buat perencanaan terlebih dahulu, ke mana nantinya produk yang dihasilkan akan dipasarkan. Dijual langsung ke konsumen, di ekspor, atau disalurkan ke distributor? Setiap target pasar mempunyai cara tersendiri. Sebagai contoh jika ingin menjual langsung ke konsumen, tentunya anda membutuhkan tempat untuk jualan.

Promosi

Kelanjutan dari proses distribusi yaitu melakukan promosi. Kegiatan pemasaran tidak boleh dilupakan dengan alasan apapun, karena mempunyai peran penting demi perkembangan usaha yang dilakukan. Sebagai contoh anda menjual langsung ke konsumen, lakukan promosi online di beberapa marketplace. Cara lain yaitu langsung membuat proposal ke beberapa perusahan yang membutuhkan.

Harga

Produk arang batok kelapa mempunyai harga pasaran, artinya hampir setiap orang mengetahui kisaran harga tersebut. Oleh sebab itu, jangan pernah ‘bermain’ dengan harga. Pastikan anda mengikuti harga pasaran yang berlaku. Jika dirasa hitungan antara proses produksi dengan omzet masih jauh menguntungkan, anda bisa menurunkan harga untuk memancing konsumen baru.

Analisa Modal Usaha Arang Batok Kelapa

modal usaha arang batok kelapa

Selanjutnya kita masuk ke bagian analisa usaha arang batok kelapa, yaitu dengan membuat estimasi modal dan hitungan omzet yang didapatkan. Dengan demikian, anda bisa mengetahui berapa besar keuntungan dalam kurun waktu tertentu. Tentu saja semuanya hanya perkiraan angka, namun masih tetap mendekati dan masuk akal.

Modal Awal

Normalnya, analisa modal awal yang dimaksud yaitu barang atau peralatan yang digunakan untuk proses produksi. Artinya, barang tersebut tidak selalu dibeli selama proses pembuatan arang berlangsung. Peralatan apa yang dibutuhkan untuk pembuatan arang batok kelapa? Paling hanya berupa drum yang digunakan untuk proses pembakaran.

Kita asumsikan harga drum dan peralatan ringan seperti timbangan, ayakan DLL sebesar 1.5000.000 rupiah. Meskipun tidak harus dibeli terus menerus, ada nilai penyusutan ketika digunakan semalam proses produksi. Anggap nilai penyusutan tersebut 50.000 selama periode waktu satu bulan.

Biaya Operasional

Biaya operasional bisa dikatakan kebalikan dari modal awal yang berupa barang investasi. Setiap pengeluaran apapun yang digunakan untuk pembuatan arang batok kelapa, masuk dalam biaya operasional.

Biaya penyusutan: Rp. 50.000
Tempurung kelapa: 250kg x 600 rupiah x 30 hari = Rp. 4.500.000
Gaji pegawai: Rp. Rp. 1.000.000
Tepung tapioka: 8kg x 6000 rupiah x 30 = Rp. 1.440.000
Listrik dan air: Rp. 400.000
Transportasi: Rp. 500.000
Lain-lain: Rp. 500.000
Baca Juga: Peluang Usaha Aksesoris Perhiasan dan Analisa Usahanya
Baca Juga: Peluang Usaha Aksesoris Perhiasan dan Analisa Usahanya
Total: Rp. 9.390.000

Omzet

Dari bahan baku utama yang dipakai pembuatan arang, anggap kita mendapatkan 40% dari total berat awal. Sehingga produk arang yang dihasilkan dari 250kg batok kelapa yaitu 100kg. Dengan menganggap harga batok kelapa per kg sebesar 4.500 rupiah, maka didapat omzet berikut!

Omzet: 100kg x 4.500 rupiah x 30 hari = Rp. 13.500.000

Keuntungan

Menghitung keuntungan bisa jadi sangat mudah ketika sudah diketahui besaran omzet dan biaya operasional. Anda tinggal mengambil selisih antara keduanya, jika hasilnya minus, artinya anda merugi.

Keuntungan: 13.500.000 – 9.390.000 = Rp. 4.110.000

Selesai sudah pembahasan mengenai peluang usaha arang batok kelapa, mulai dari hal penting yang harus diperhatikan, hingga analisa usahanya. Semoga dengan adanya informasi diatas, anda bisa segera memulainya dari sekarang.

Cara Bikin Bakso Urat Yang Enak

luno
2 min read

Cara Membuat Dak Beton Tidak Bocor

Mengetahui cara sebabkan dak beton tidak bocor adalah perihal penting kecuali Anda merencanakan memperluas rumah. Dak beton sendiri bisa jadi pilihan untuk tingkatkan lantai...
luno
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published.