Kawin Silangkan Domba Garut dengan Domba Dorper Australia

3 min read

Salah satu upaya yang ditunaikan yaitu bersama dengan cara cross breed atau kawin silang pada indukan lokal domba Garut bersama dengan domba dorper Australia.


Kita konsisten mengupayakan mencari cara bagaimana bisa menghasilkan bibit domba unggulan. Kita cobalah mengawin silangkan indukan domba lokal Garut bersama dengan domba dorper Australia yang ternyata bisa menghasilkan domba unggulan bersama dengan bobot yang lebih besar,” ujar Ketua Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Jawa Barat, Yudi Guntara Noor kala ditemui di PT Agro Investama


Disebutkannya, banyak keunggulan yang didapatkan bersama dengan cara jalankan perkawinan silang tersebut.

Cara ini ternyata menghasilkan bibit yang lebih produktif dan berat badan domba pun bisa lebih besar berasal dari ukuran domba lokal.

Menurut Yudi, domba pedaging lokal sepanjang ini memang udah memadai bagus. Namun ternyata produktivitasnya bisa lebih ditingkatkan kembali bersama dengan cara crossing domba unggulan yang perkembangan berat badannya bisa lebih cepat lebih-lebih di daging.

Di segi lain Yudi mengakui kecuali sepanjang ini masalah pembibitan tetap banyak dikeluhkan para peternak. Pihaknya pun mengupayakan jalankan terobosan baru bersama dengan cara mencari bibit bakalan bersama dengan jalankan pembiakan cross breed.

“Masalah bibit pun bisa diselesaikan bersama dengan perkawinan silang ini. Selain itu harganya dagingnya pun bisa lebih tinggi berasal dari yang lokal yaitu bisa meraih Rp 100 ribu per kilogram,” katanya.

Yudi menyamapikan, untuk step pertama program ini tersedia perlindungan 200 ekor bibit ke peternak.

Hanya masalah yang timbul kala ini adalah pada pembiayaan karena kecuali peternak gunakan sistem kredit biasa, hal itu dapat sulit.

Oleh karenaya tutur Yudi, pihaknya sedang mengupayakan mencari solusi lain. Salah satunya lewat dana CSR berasal dari perusahaan-perusahaan sehingga pembiayaan pembiakan ini bisa berlangsung bersama dengan baik.

Diungkapkannya, berasal dari information yang tersedia kala ini, populasi domba di Jawa Barat meraih 10 juta.

Namun suasana di lapangan kala ini dirasa susah mencari domba, disempurnakan harganya yang mahal.

Hal inilah menurutnya yang menjadi salah satu alasan kenapa pihaknya memilih jalankan cara perkawinan silang ini karena dianggap sebagi sebuah peluang yang terlalu baik manfaat menghasilkan domba unggulan bersama dengan harga yang bagus.

Sementara itu Koordinator Staf Khusus Presiden yang terhitung pembina HPDKI, Teten Masduki mengemukakan cross breed yang ditunaikan bisa merampungkan masalah penyediaan bibit unggul.

Apalagi domba hasil persilangan itu bisa meraih bobot 37 hingga 40 kilogram dalam umur tujuh bulan.

“Bobotnya ini lebih bagus dibandingkan bersama dengan domba lokal. Memang tersedia domba Garut yang bobotnya bisa meraih 80 kilogram tapi itu hanya domba pejantan,” ucap Teten.

Teten menilai sistem cross breed yang ditunaikan ini bisa menjadi bagian sistem pembenahan bibit di hulu. Eksperimen yang ditunaikan tersebut wajib diamati pemerintah sehingga bisa disebarluaskan.

Peternak domba di Kabupaten Garut konsisten jalankan bermacam upaya untuk bisa menghasilkan bibit domba unggulan.

Salah satu upaya yang ditunaikan yaitu bersama dengan cara cross breed atau kawin silang pada indukan lokal domba Garut bersama dengan domba dorper Australia.


Kita konsisten mengupayakan mencari cara bagaimana bisa menghasilkan bibit domba unggulan. Kita cobalah mengawin silangkan indukan domba lokal Garut bersama dengan domba dorper Australia yang ternyata bisa menghasilkan domba unggulan bersama dengan bobot yang lebih besar,” ujar Ketua Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Jawa Barat, Yudi Guntara Noor kala ditemui di PT Agro Investama


Disebutkannya, banyak keunggulan yang didapatkan bersama dengan cara jalankan perkawinan silang tersebut.

Cara ini ternyata menghasilkan bibit yang lebih produktif dan berat badan domba pun bisa lebih besar berasal dari ukuran domba lokal.

Menurut Yudi, domba pedaging lokal sepanjang ini memang udah memadai bagus. Namun ternyata produktivitasnya bisa lebih ditingkatkan kembali bersama dengan cara crossing domba unggulan yang perkembangan berat badannya bisa lebih cepat lebih-lebih di daging.

Di segi lain Yudi mengakui kecuali sepanjang ini masalah pembibitan tetap banyak dikeluhkan para peternak. Pihaknya pun mengupayakan jalankan terobosan baru bersama dengan cara mencari bibit bakalan bersama dengan jalankan pembiakan cross breed.

“Masalah bibit pun bisa diselesaikan bersama dengan perkawinan silang ini. Selain itu harganya dagingnya pun bisa lebih tinggi berasal dari yang lokal yaitu bisa meraih Rp 100 ribu per kilogram,” katanya.

Yudi menyamapikan, untuk step pertama program ini tersedia perlindungan 200 ekor bibit ke peternak.

Hanya masalah yang timbul kala ini adalah pada pembiayaan karena kecuali peternak gunakan sistem kredit biasa, hal itu dapat sulit.

Oleh karenaya tutur Yudi, pihaknya sedang mengupayakan mencari solusi lain. Salah satunya lewat dana CSR berasal dari perusahaan-perusahaan sehingga pembiayaan pembiakan ini bisa berlangsung bersama dengan baik.

Diungkapkannya, berasal dari information yang tersedia kala ini, populasi domba di Jawa Barat meraih 10 juta.

Namun suasana di lapangan kala ini dirasa susah mencari domba, disempurnakan harganya yang mahal.

Hal inilah menurutnya yang menjadi salah satu alasan kenapa pihaknya memilih jalankan cara perkawinan silang ini karena dianggap sebagi sebuah peluang yang terlalu baik manfaat menghasilkan domba unggulan bersama dengan harga yang bagus.

Sementara itu Koordinator Staf Khusus Presiden yang terhitung pembina HPDKI, Teten Masduki mengemukakan cross breed yang ditunaikan bisa merampungkan masalah penyediaan bibit unggul.

Apalagi domba hasil persilangan itu bisa meraih bobot 37 hingga 40 kilogram dalam umur tujuh bulan.

“Bobotnya ini lebih bagus dibandingkan bersama dengan domba lokal. Memang tersedia domba Garut yang bobotnya bisa meraih 80 kilogram tapi itu hanya domba pejantan,” ucap Teten.

Teten menilai sistem cross breed yang ditunaikan ini bisa menjadi bagian sistem pembenahan bibit di hulu. Eksperimen yang ditunaikan tersebut wajib diamati pemerintah sehingga bisa disebarluaskan.

Peluang Bisnis Import Barang dari China

Import barang China adalah keliru satu yang diburu importir. Hal ini sebab china menyediakan produk import yang bisa beradu dengan pasar di didalam negeri....
luno
1 min read

Ide Bisnis Bulan Puasa

luno
2 min read

Coir Geotextiles Uses: 100% Material from Nature to Prevent…

Coir geotextiles uses – Natural fiber products are designed to stabilize and support soils along river banks, slopes, rivers, hillsides, and other areas prone...
luno
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published.