Cara Packing Kopi Bubuk Berkualitas? Simak Ini!

3 min read

cara packing kopi bubuk

Cara packing kopi bubuk merupakan hal yang sudah biasa di cari pada mesin pencarian di google. Mengemas suatu produk memang harus memperhatikan banyak aspek seperti kualitas dan mutu produk yang ada didalamnya.

Mengemas jika didengar dan dilihat seperti bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Namun dalam prosesnya ternyata sulit dan rumit. Karena memang banyak yang harus diperhatikan dan dipahami untuk menghasilkan sebuah packaging atau kemasan yang berkualitas.

Berikut ini akan sama sama kita bahas mengenai cara packing kopi bubuk yang berkualitas, silahkan disimak sampai habis ya! Khususnya buat kamu para pebisnis kopi bubuk.

Kopi Bubuk

Kopi bubuk adalah biji kopi yang sudah diproses, disangrai dan digiling harus dalam bentuk butiran butiran kecil sehingga mudah diseduh dengan air panas dan bisa dikonsumsi.

Pengemasan Kopi Bubuk

pengemasan kopi bubuk

Kopi bubuk harus dikemas dengan sebaik mungkin, karena pengemasan yang baik artinya melindungi dan mempertahankan mutu fisik dan citra rasa kopi.

Kemasan juga dapat mengamankan dari serangan hama serta penyakit dari luar, dapat juga memperindah tampilan, mempermudah pengangkutan, perhitungan jumlah dan identifikasi bubuk kopi.

Jadi pengemasan memang tahap yang sangat penting dan harus diperhatikan secara seksama.

Cara Memilih Packaging Kopi Bubuk

cara memilih packaging kopi bubuk

Kemasan merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan produk saat dipasarkan. Kamu dapat memilih packaging yang tepat untuk produk kopimu. Karena jika salah memilih packaging bisa saja produk yang sudah susah payah dibuat akan cepat kadaluarsa sebelum waktunya.

Berikut terdapat cara memilih packaging yang bisa kamu terapkan pula untuk produk kopi mu.

1. Sesuaikan Ukuran Produk dengan Packaging

Sebelum melakukan pengemasan alangkah baiknya kamu menyesuaikan ukuran produk kopimu dengan kemasan. Usahakan masih terdapat ruang kosong pada kemasan, untuk menghindari kerusakan kemasan akibat kepenuhan.

2. Pilih Jenis Packaging Sesuai Kebutuhan

Kemasan yang tepat harus memperhatikan jenis kemasan dengan kebutuhan. Hal ini bisa disesuaikan dengan produkmu membutuhkan jenis kemasan transparan, kombinasi, atau full foil.

3. Fitur yang Tepat

Kemasan memiliki tiga fitur yang dapat kamu pilih, yaitu :

  • Fitur Vacuum, biasa digunakan untuk meningkatkan daya tahan atau lama kadaluarsa suatu produk. Namun ini tidak disaranka untuk kopi bubuk, karena nantinya bubuk kopi akan ikut terhirup oleh mesin vacuum.
  • Fitur Zipper, mampu melindungi produk dari sinar matahari dan oksigen.
  • Fitur Valve, berperan mengeluarkan gas dari dalam kemasan, namun udara luar tidak dapat maasuk kedalam kemasan.

4. Tentukan Material Kemasan

Dalam memilih kemasan kopi, para pebisnis dapat memilihnya dengan memperhatikan material. Karena nantinya itu dapat mempengaruhi kualitas kopi.

Bahan Packing Kopi Bubuk

bahan packing kopi bubuk

Banyak bahan yang bisa digunakan untuk mengemas kopi, berikut ini adalah beberapa bahan yang paling umum digunakan dalam penggunaan packaging kopi bubuk.

1. Plastik

Plastik merupakan bahan serbaguna yang paling umum digunakan untuk produk apapun. Begitupun dengan produk kopi bubuk, mulai dari kopi jadul hingga kopi kekinian. Karena harganya yang terjangkau membuat plastik sering kita jumpai sebagai kemasan kopi

2. Alufoil (Aluminium Foil)

Ini juga bahan yang sangat cocok untuk kemasan kopi. Karena aluminium foil dapat tahan panas, jadi dapat memberikan pelindungan lebih pada kopi. Aluminium foil ini juga alan memberi kesan eksklusif pada produk kopi yang dikemas.

3. Metalize

Jenis ini sering dibilang mirip dengan aluminium foil, namun sebenarnya berbeda. Perbedaannya dapat dilihat dalam warna yang lebih terang dan mengkilap. Metalize dserig dipilih para pebisnis kopi karena harganya lebih murah dari aluminium foil.

4. Kertas

Kertas menjadi salah satu kemasan tertua, bahkan kertas ditemukan dan dipasarkan  sebelum plastik. Paper bag menjadi salah satu kemasan kopi yang terbuat dari kertas.

Cara Packing Kopi Bubuk Berkualitas

cara packing kopi bubuk

Kopi yang dipacking dengan jenis dan cara pengemasan yang sesuai dapat menjaga kualitas aroma dan rasanya. Selain itu, umur simpan kopi pun dapat lebih lama. Berikut cara mengemas kopi bubuk yang baik dan dapat juga diterapkan pada cara mengemas kopi kapal api :

1. Menyiapkan Alat dan Bahan untuk Packing Kopi Bubuk

Langkah pertama dalam pengemasan kopi bubuk adalah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat dan bahan tersebut adalah:

  • Produk kopi bubuk yang akan dikemas, sebaiknya sudah ditempatkan ke dalam wadah khusus agar lebih mudah diambil saat dikemas.
  • Wadah atau kemasan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik dari segi ukuran, jenis bahan kemas, warna maupun spesifikasi lainnya.
  • Timbangan, kamu bisa menggunakan timbangan dapur dengan kapasitas antara 1 gram hingga 10 kg atau lebih.
  • Sendok atau alat untuk memindah kopi bubuk ke dalam kemasan.

2. Memasukkan Kopi Bubuk Dalam Kemasan

Setelah semua peralatan dan bahan sudah siap, langkah berikutnya adalah memasukan kopi bubuk ke dalam kemasan. Gunakan sendok bersih agar kualitas kopi tetap terjaga, ambil kopi sesuai takaran yang akan kamu jual, dan Gunakan jenis kemasan yang cocok dengan takaran produk.

3. Menimbang Bobot Kopi Bubuk

Penimbangan bobot kopi dapat dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang ditimbang telah tepat sesuai klaim di label kemasan. Jika pada kemasan tertera netto (berat bersih), maka bobot kemasan tidak dihitung.

Maka konsumen akan benar-benar mendapatkan kopi sesuai dengan keterangan di kemasan. Jika pada label kemasan tertulis 50 gr maka konsumen memang mendapatkan kopi seberat 50 gr.

4. Menutup Rapat Kemasan

Setelah ditimbang dan berat kopinya sudah pas, maka kamu bisa menutup rapat kemasan dengan segel sejenis alat pres atau menggunakan kemasan jenis standing pouch yang dilengkapi dengan lock zipper atau kemasan gusset yang dilengkapi dengan tintie untuk menutup kemasan.

Jika kamu tidak mempunyai alat press, kamu bisa membelinya di Rumah Mesin. Yang mana disana juga terdapat banyak mesin untuk membantu per industrian, seperti vacuum frying, mesin perontok padi, dan sebagainya.

Bila kemasan tidak dilengkapi fitur tintie, zipper lock atau pengunci embedded lainnya maka kamu bisa menggunakan mesin sealer. Karena rapatnya kemasan produk akan mempengaruhi kualitas kopi.

Dengan kemasan yang tertutup rapat akan dapat melindungi produk kontak dengan udara, panas dan kelembaban air. Faktor lingkungan tersebut dapat menyebabkan kerusakan kopi. Maka, sebisa mungkin untuk membuat atau memilih kemasan yang kedap udara atau diisi dengan gas inert seperti nitrogen.

5. Memasang Label (Opsional)

Jika kamu menggunakan label kemasan printed (cetakan) atau sablon dan menyatu dengan kemasan, maka proses labeling tidak perlu dilakukan. Namun, jika usaha kamu industri rumahan yang masih mengemas produk secara manual mungkin kamu masih perlu melakukan labelling dengan menempelkan stiker.

Penutup

Itu tadi merupakan beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mem-packing kopi bubuk dengan berkualitas dan tanpa mengubah rasa maupun mutu tentunya. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat membantu kamu. Semoga bermanfaat dan salam pebisnis!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.